PHDI Bali Hadiri Dialog Kebangsaan Presiden PKS, I Made Bandem Danajaya: Saya Banyak Belajar Tentang Politik Silaturahim

Bali (03/09) –  Made Bandem Danajaya, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kesatuan Bangsa Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali. Made Bandem sangat mengapresiasi kegiatan dialog kebangsaan yang diinisiasi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Bali pada Minggu (28/8/2022). Ia berharap partai lain juga mengadakan kegiatan serupa.

“Kami selalu bersama-sama untuk mengikuti kegiatan dialog kebangsaan semacam ini. kami sambut dengan baik. Mudah-mudahan selain PKS, partai-partai lain juga mengadakan kegiatan seperti ini,” kata Made Bandem Danajaya sebelum membacakan sambutan dari Ketua PHDI Provinsi Bali.

Baca juga: Ketua MATAKIN Bali Ws. Adhinata Lee: Tanpa Keadilan, Tidak Ada Persatuan dan Kesejahteraan

Ia juga mengapresiasi kegiatan silaturahim politik yang diadakan untuk mengurangi gesekan-gesekan yang terjadi saat Pemilu tahun 2024 nanti.

“Saya banyak belajar tentang politik silaturahim di sini. Sebentar lagi 2024 kita ada agenda politik yang biasanya panas. Nah, kita berharap semoga Bali tetap tenteram tidak ada gesekan-gesekan apapun. Kita sama tujuannya, ingin memajukan Bali, wujud toleransi beragama, sehingga tidak ada permasalahan ke depannya,” lanjutnya.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kesatuan Bangsa, Ketua PHDI Provinsi Bali menyatakan dukungannya terdahap kegiatan dialog kebangsaan partai politik dan antarumat beragama.

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, masih dalam suasana peringatan Proklamasi kemerdekaan Indonesia tercinta, sangat relevan untuk megadakan dialog yang konstruktif dalam bingkai kebhinekaan sebagai salah satu dari 4 pilar kebangsaan kita.”

Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yaitu Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Kebhinekaan sebagai warisan budaya adiluhung dan berkat kebangsaan.

Baca juga : Sekretaris MUI Bali sebut PKS Partai Islam Inklusif dalam Dialog Kebangsaan Tokoh Umat dan Masyarakat Bali

“Kami mendukung dialog-dialog kebangsaan diadakan dalam kerangka memperkuat dan merekatkan proses dasar kebangsaan kita, dan mengajak tokoh-tokoh partai termasuk PKS untuk mewujudkannya untuk membangun bangsa yang memiliki integritas sosial yang baik, kualitas intelektual, dan moral yang baik,” lanjutnya.

Ia juga mengajak hadirin untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia ini di atas dasar yang telah diletakkan oleh para pendahulu dan pendiri bangsa serta mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh oleh PKS.

“Kami mengapresiasi cita-cita partai untuk menyuarakan keadilan, menyuarakan aspirasi untuk kesejahteraan rakyat, termasuk amanat didirikannya PKS. Juga menyuarakan aspirasi rakyat menuntut keadilan ditegakkan, kemerdekaan diisi dengan pembangunan di berbagai bidang secara berkeadilan.”

“PHDI tunduk pada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Hidup dalam situasi sosial yang toleran dan rukun antarumat beragama. Walaupun dalam konteks hadirnya partai politik di Bali ada kompetensi untuk memperoleh posisi di legislatif maupun eksekutif. Marilah merawat dan membangun demokrasi ini dengan ketaatan pada konstitusi hukum dan perundangan yang mengikat kita semua.”

Ia juga menyampaikan selamat datang dan selamat berlibur bagi rombongan pengurus PKS dari Jakarta, untuk membantu membangkitkan perekonimian dan jesejahteraan masyarakat Bali. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *